PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERAN MADRASAH IBTIDAIYAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IV (Studi di MIS Qothrotul Hidayah Kp. Karyasari, Kec. Cikedal, Kabupaten Pandeglang)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran lembaga pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dasar. Madrasah Ibtidaiyah sebagai lembaga pendidikan formal berbasis Islam memiliki tanggung jawab ganda, yaitu menyelenggarakan pendidikan akademik sekaligus menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial kepada siswa. Pembentukan karakter pada jenjang pendidikan dasar memiliki posisi yang strategis karena pada tahap ini fondasi kepribadian dan pola perilaku anak mulai terbentuk secara kuat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap peran MIS Qothrotul Hidayah dalam pembentukan karakter siswa kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif guna memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pandangan dan pengalaman masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi masyarakat sekitar, orang tua siswa, serta pihak madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi yang dominan positif terhadap peran madrasah dalam membentuk karakter siswa. MIS Qothrotul Hidayah dinilai berhasil menanamkan nilai religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sopan santun melalui pembiasaan ibadah, keteladanan guru, serta kegiatan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Persepsi positif tersebut juga mencerminkan adanya kepercayaan dan dukungan sosial masyarakat terhadap madrasah sebagai lembaga pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Dengan demikian, MIS Qothrotul Hidayah berperan penting sebagai agen pembentukan karakter siswa sekaligus memperoleh legitimasi dan dukungan yang baik dari masyarakat sekitar.